Selasa, 14 April 2020

Tentang eko


1.Jelaskan bagaimana peningkatan pada harga mempengaruhi nilai rill dari uang ?
Jawaban :Kenaikan tingkat harga mengurangi nilai uang riil karena setiap dolar di dompet Andasekarang membeli lebih sedikit barang dan jasa.

2.Menurut teori jumlah uang, apa efek dari peningkatan jumlah uang ?
Jawaban :Menurut teori kuantitas uang, kenaikan jumlah uang menyebabkan sebuah kenaikan proporsional pada tingkat harga

3. Jelaskan perbedaan antara variable – variable nominal dan rill dan erikan dua contoh untukmasing – masing variable. Menurut prinsip kenetralan moneter, variable mana yang dipengaruhi oleh perubahan jumlah uang ?
Jawaban : Variabel nominal adalah yang diukur dalam satuan moneter, sedangkan variabel riil adalah yangdiukur di unit fisik Contoh variabel nominal meliputi harga barang, upah, dan nominal PDB.
Contoh variabel riil meliputi harga relatif (harga satu barang dalam hal lain), upah riil, dan GDPriil. Menurut prinsip netralitas moneter saja Variabel nominal dipengaruhi oleh perubahan jumlah uang

4. Dalam pengertian seperti apa pajak dianggap seperti sebuah pajak ? bagaimana pemikirantentang inflasi sebagai pajak membantu dalam menjelaskan hiperinflasi ?
Jawaban :Inflasi itu seperti pajak karena setiap orang yang memegang uang kehilangan daya beli. Di sebuah hiperinflasi, pemerintah meningkatkan jumlah uang beredar dengan cepat, yang menyebabkan tingkat suku bunga yang tinggi inflasi. Dengan demikian pemerintah menggunakan pajak inflasi, bukan pajak, untuk membiayai pembelanjaannya

.5. Menurut efek fisher, bagaimana peningkatan pada tingkat inflasi mempengaruhi suku bunga dannominal ?
Jawaban:Menurut pengaruh Fisher, kenaikan tingkat inflasi menaikkan tingkat bunga nominal sebesar jumlah yang sama dengan tingkat inflasi meningkat, tanpa efek pada tingkat bunga riil

6. Apa saja kerugian akibat inflasi? Kerugian mana yang menurut anda paling penting dalamperekonomian anda?
Jawaban :Biaya inflasi termasuk biaya shoeleather yang terkait dengan pengurangan jumlah uang, biaya menu yang terkait dengan penyesuaian harga yang lebih sering, peningkatan variabilitas harga relatif, perubahan yang tidak diharapkan dalam kewajiban perpajakan karena tidak terdefinisinya kode pajak, kebingungan dan ketidaknyamanan akibat perubahan unit rekening, dan redistribusi kekayaan yang sewenang-wenang antara debitur dan kreditor. Dengan tingkat inflasi yang rendah dan stabil seperti di Amerika Serikat, tidak satu pun biaya ini sangat tinggi. Mungkin yang terpenting adalah interaksi antara inflasi dan kode pajak, yang bisa mengurangi tabungan dan investasi meski tingkat inflasi rendah.

7. Jika inflasi tidak sebesar yang diduga, siapa yang memperoleh manfaat – debitur atau kreditur?Jelaskan.
Jawaban :Jika inflasi kurang dari yang diharapkan, kreditor mendapat keuntungan dan debitur kalah. Kreditur menerima pembayaran dolar dari debitur yang memiliki nilai riil lebih tinggi dari perkiraan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Statistika

1.       Penggunaan paket internet perbulan di kalangan mahasiswa diketahui menyebar normal dengan simpangan baku 2.5 GB.   Tentukan selan...